Lembayung Populer

Rabu, 28 Maret 2012

Efek Ketagihan Onani Dapat Menyebabkan Mandul


 Onani merupakan salah satu perilaku seksual yang sering dilakukan bila seseorang tidak mampu menahan dorongan seksualnya. Karena kurangnya informasi, ada banyak mitos salah yang beredar mengenai onani dan masturbasi. Salah satunya menyebutkan bahwa perilaku seksual ini menyebabkan kemandulan.

Apabila onani menjadi kebiasaan dan dilakukan cukup sering, maka hal itu memang akan berakibat pada kemandulan sementara. Menurut dr Maya Trisiswati, agar dapat membuahi sel telur, sel sperma perlu dimatangkan terlebih dahulu.

"Butuh 72 jam bagi sel sperma untuk matang. Jika sering-sering dikeluarkan lewat onani, maka spermanya tidak bisa matang dan tidak bisa membuahi," kata dokter yang menjadi Kadiv Akses dan Layanan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia.

Karena itu, bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya onani ataupun hubungan seksual sebaiknya tidak dilakukan setiap hari supaya sel sperma bisa matang.

Ia menambahkan, secara medis tidak ada dampak buruk dari melakukan onani. "Sepanjang dilakukan dengan tangan yang bersih dan tanpa alat, boleh-boleh saja melakukan onani atau masturbasi. Ini lebih sehat daripada berganti-ganti pasangan," urainya dalam sebuah acara lokakarya mengenai kesehatan seksual dan reproduksi, beberapa waktu lalu di Bandung.

Meski tidak berdampak secara medis, dr Maya mengingatkan dampak psikologis dari kebiasaan melakukan onani. Bila menjadi kebiasaan dan kemudian ketergantungan, perilaku ini bisa memengaruhi perkembangan otak. "Yang akan berkembang pesat adalah otak yang mengarah pada kesenangan sehingga bisa mengarah pada perilaku obsesif kompulsif," katanya.

Terlalu sering melakukan onani atau masturbasi juga menunjukkan ketidakmampuan kita mengendalikan dorongan seksual, yang berarti pikiran kita lebih banyak dipenuhi oleh hal-hal yang bersifat erotis.

T. Saya wanita berusia 16 tahun dan ingin tahu tentang hubungan seksual. Bagaimana wanita beronani? Adakah cara atau metode khusus bagaimana seorang wanita beronani?

J. Seorang wanita bisa beronani dengan cara menyentuh bagian bagian sensitif terutama di kelentit. Masing-masing orang mungkin punya cara berbeda saat beronani. Ada yang dilakukan sendiri atau dengan pasangan. Beberapa menyukai gerakan gesekan ada juga yang menyukai getaran. Banyak cara dan pilihan serta alat yang bisa digunakan

Begini Prof, sebenarnya saya malu, tapi saya juga harus tahu sebelum berlanjut lebih jauh. Apabila sesorang wanita itu melakukan onani, namun belum menikah itu apakah bahaya atau tidak? Apakah kalau dilakukannya sering akan berpengaruh dengan ovum yang dimiliki?

Apakah ovum itu akan habis lebih cepat sebelum waktunya? Ataukah tetap seperti layaknya perempuan yang biasa biasa aja. Terimakasih sebelumnya

Binti Ismi Umiyatun, 19, Yogyakarta


JAWAB :

Maturbasi tidak menimbulkan akibat atau bahaya apapun asal dengan cara yang benar atau sehat. Pada perempuan, rangsangan pada klitoris tidak menimbulkan akibat apapun.

Menggunakan alat bantu, asal sesuai dengan standar kedokteran, juga tidak berbahaya. Tidak ada hubungan antara masturbasi dengan ovum atau sel telur. Sel telur akan diproduksi selama perempuan dalam keadaan sehat pada masa reproduktif.

T. Saya mahasiswa usia 22 tahun. Apakah perlu untuk beronani? Jika ya berapa kali kita harus beronani?

J.Onani adalah kebiasaan untuk membentuk pelepasan seksual dan frekuensi beronani tergantung pada gaya hidup seseorang. Bisa sendiri bisa juga dilakukan dengan pasangan. Semua tergantung dari kebiasaan.

Untuk panduan, umumnya orang melakukan onani 3 sampai 5 kali satu minggu. Beronani jika dilakukan tidak berlebihan tidak akan mempunyai efek kurang baik secara fisik dan mental. Berpengaruh dalam membentuk pelepasan seksual untuk seseorang.

Sebaliknya, obsesi atau kecanduan apapun bisa merusak gaya hidup dan mendorong ke arah siklus jahat yang tidak diinginkan atas keseringan beronani [yang] bisa membahayakan kesehatan fisik dan mental .

T. Usia saya 26 tahun dan masih sering melakukan onani. Saya ingin tahu, apakah beronani akan memengaruhi hubungan seksual saya di masa datang atau tidak? Di samping itu, saya biasanya menstimulasi permukaan vagina saya selama onani dan tidak pernah memasukkan jari jemari, akankah mitra saya merasakan bahwa saya masih perawan?

J. Sering beronani dapat membuat Anda lebih nyaman secara seksual. Jika Anda belajar untuk berkontraksi, maka otot vagina Anda akan kuat selama orgasme. Jika Anda masih perawan, Anda akan mengalami sedikit sakit dan pendarahan selama berhubungan seksual untuk beberapa kali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Label